(1) Tauhid dan Jenis-jenisnya


Kini saatnya memasuki inti pembahasan. Taufik dan kebenarab hanya ada di sisi Allah. Serta dengan bertawakal dan bersandar kepada-Nya, saya katakan bahwa:

Saya bersaksi di hadapan Allah, kemudian di hadapan para malaikat yang hadir di sekeliling saya dan di hadapan orang yang memperhatikan masalah ini, bahwa saya:

Tauhid dan Jenis-jenisnya (1)

1. Berakidah sebagaimana akidahnya Firqah Najiyah (golongan yang selamat), Tha'ifah Manshurah (kelompok yang senantiasa ditolong Allah), yakni golongan Ahli Hadits dan Ahli Atsar (pengikut jejak para Salafush Shaleh), Ahlussunnah wal Jama'ah radhiyallâhu 'anhum jamî'an yaitu bahwa, sesungguhnya Allah Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak dalam Rubbubiyah, tidak dalam Uluhiyah, dan tidak pula dalam Asma wa Siifat-Nya.

Bersambung ...

Sumber:
As-Sirâj Al-Wahhaj fî Bayân Al-Minhâj. Penulis Syaikh Abul Hasan Musthafa bin Ismail as-Sulaimani al-Ma'ribi. Penerbit Maktabah Al-Furqan, Ajman. Edisi Indonesia Pancaran Cahaya Manhaj Salaf. Penerjemah Ahmas Faiz Asifuddin. Penerbit Pustaka Imam Bukhari, Solo.

Posting Komentar

0 Komentar